
5 Cara Memilih Sunscreen Anak yang Tidak Semua Orang Tahu
- Ditulis oleh Rizki Ayu W. P. & Shafira Syafwi
- Ditinjau oleh Expert Tentang Anak
Memilih sunscreen anak ternyata bukan cuma soal mencari SPF paling tinggi. Apalagi kalau si Kecil aktif bermain di luar, mudah berkeringat, atau punya kulit sensitif. Jenis filter UV, ketahanan terhadap air, hingga kandungan yang mendukung skin barrier juga perlu dipertimbangkan.
Belum lagi ketika kita dihadapkan dengan pilihan physical sunscreenatau chemical sunscreen, mana yang lebih baik untuk anak? Yuk, kenali 5 hal berikut sebelum memilih sunscreen anak!
Pilih sunscreen anak dengan kandungan zinc oxide dan titanium dioxide.
UVA dapat menembus lebih dalam ke kulit dan berkontribusi terhadap penuaan dini, sedangkan UVB merupakan penyebab utama sunburn dan turut berperan dalam kerusakan DNA. Karena itu, pilih physical sunscreen anak dengan perlindungan broad-spectrum terhadap UVA dan UVB.
Salah satu pilihannya adalah physical sunscreen anak dengan zinc oxide dan titanium dioxide. Keduanya merupakan filter UV mineral yang dapat memberikan perlindungan terhadap spektrum UV yang luas, dengan zinc oxide yang unggul dalam perlindungan UVA dan titanium dioxide yang membantu melindungi dari UVB
Pastikan perlindungannya broad-spectrum dan SPF-nya memadai.
Cari produk yang memberikan broad-spectrum protection, yaitu membantu melindungi kulit dari UVA dan UVB. Untuk anak usia 6 bulan ke atas, AAD merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih. (aad.org) Untuk anak usia di bawah 6 bulan, dapat menggunakan perlindungan fisik, seperti baju tertutup atau topi.
Expert Care Light Physical Sunscreenmemiliki SPF 50+ PA++++, sehingga memberikan perlindungan tinggi terhadap UVA dan UVB.
Pertimbangkan physical sunscreen untuk kulit sensitif.
Nah, di sinilah perbedaan physical sunscreen dan chemical sunscreen menjadi penting.
Physical sunscreen menggunakan filter mineral seperti zinc oxide dan titanium dioxide, sedangkan chemical sunscreen menggunakan filter organik yang menyerap radiasi UV.
Untuk anak usia 6 bulan ke atas, AAD menyebutkan bahwa sunscreen yang dibuat khusus untuk anak umumnya mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Kedua bahan ini juga direkomendasikan AAD pada kondisi kulit tertentu yang sensitif. (aad.org)
Pilih yang water-resistant dan sweat-resistant jika anak aktif.
Anak tidak selalu diam setelah memakai sunscreen. Berlari, bermain air, berenang, dan berkeringat dapat membuat perlindungan sunscreen berkurang.
Menariknya, sebuah studi* menunjukkan bahwa dibandingkan dengan chemical sunscreen, physical sunscreen dapat mempertahankan SPF dengan lebih baik, bahkan setelah 1,5 jam berenang. (pmc.ncbi.nlm.nih.gov)
*Uji klinis double-blind randomized pada 22 perenang dewasa.
Meski begitu, water-resistant dan sweat-resistant bukan berarti sunscreen tidak perlu diaplikasikan ulang. Sunscreen tetap perlu digunakan kembali setelah berenang, berkeringat banyak, atau mengeringkan tubuh dengan handuk.
Cari formula yang memberikan perlindungan lebih dari sekadar UV.
Kulit anak tidak hanya berhadapan dengan sinar matahari. Aktivitas sehari-hari juga membuat kulit terpapar keringat, air, polusi, dan berbagai faktor lingkungan.
Karena itu, sunscreen anak juga bisa memberikan manfaat tambahan untuk membantu menjaga kondisi kulit, seperti skin barrier, kelembapan, soothing, microbiome, dan keseimbangan pH kulit.
Semakin lengkap perlindungannya, semakin praktis rutinitas perawatan kulit Si Kecil.
10 Perlindungan dalam 1 Physical Sunscreen Anak
Memenuhi berbagai kebutuhan tersebut, Expert Care Light Physical Sunscreen yang dikembangkan oleh dokter anak dan dokter kulit hadir sebagai physical sunscreen anak dengan SPF 50+ PA++++.
Menggunakan zinc oxide + titanium dioxide sebagai filter UV, Expert Care menghadirkan Nutrishield™ Protective Benefits dengan 10 perlindungan:
Dual sun protection — membantu melindungi dari UVA & UVB.
Pollution protection — membantu melindungi dari paparan polusi.
Glowing protection — membantu menjaga tampilan kulit.
Skin barrier protection — membantu menjaga skin barrier.
Moisture loss protection — membantu mempertahankan kelembapan.
Soothing protection — membantu menenangkan kulit.
Microbiome protection — membantu menjaga microbiome kulit.
pH-balanced protection — membantu menjaga keseimbangan pH kulit.
Water-resistant — membantu mempertahankan perlindungan saat terkena air.
Sweat-resistant — membantu mempertahankan perlindungan saat berkeringat.
Formulanya juga aman untuk kulit sensitif, sehingga dapat menjadi pilihan untuk menemani si Kecil beraktivitas.
Jadi, Apa yang Perlu Dicari dari Sunscreen Anak?
Tidak perlu bingung saat memilih. Mulai dari checklist sederhana:
✓ Zinc oxide + titanium dioxide
✓ Broad-spectrum protection
✓ SPF 30 atau lebih
✓ Water-resistant dan water-resisntant untuk anak yang aktif
✓ Formula yang sesuai untuk kulit sensitif
Dan yang tidak kalah penting, gunakan sunscreen dengan cukup dan aplikasikan ulang sesuai kebutuhan.
Karena sunscreen yang baik bukan hanya soal seberapa tinggi SPF-nya, tetapi juga tentang filter UV yang digunakan, kesesuaian dengan kulit anak, dan konsistensi penggunaannya.
Dengan zinc oxide + titanium dioxide, SPF 50+ PA++++, serta 10 perlindungan dalam satu formula, Expert Care Light Physical Sunscreen membantu melindungi kulit si Kecil lebih praktis setiap hari.
Gambar: Magnific
