
Cara Memilih Lotion Anak untuk Kulit Sensitif, Ini Hal yang Perlu Dicek
- Ditulis oleh Rizki Ayu W. P. & Shafira Syafwi
- Ditinjau oleh Expert Tentang Anak
Anak sekarang mudah terkena alergi? Bukan berarti tubuh anak makin lemah. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi kesehatan kulitnya, mulai dari genetik hingga lingkungan.
Kabar baiknya, ada satu hal yang bisa mulai dilakukan orang tua setiap hari: menjaga skin barrier tetap lembap dan terlindungi. Sebelum itu, kita perlu tahu tiga hal penting pencetus alergi yang sering terlewat.
Tiga Hal yang Bisa Memengaruhi Risiko Alergi Anak
Lebih sedikit waktu bermain di luar.
Anak masa kini lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Beberapa penelitian menemukan bahwa anak yang lebih jarang beraktivitas di luar ruangan memiliki risiko rinitis alergi hingga 1,7 kali lebih tinggi.
Namun, bukan berarti anak harus berlama-lama di bawah sinar matahari. Aktivitas luar ruangan tetap perlu disesuaikan dengan usia dan kondisi anak, sekaligus diimbangi perlindungan kulit yang tepat.
Riwayat alergi keluarga.
Faktor genetik juga berperan. Jika salah satu orang tua memiliki riwayat alergi, risiko anak mengalami eksim dapat meningkat hingga 30%. Jika kedua orang tua memiliki riwayat alergi, risikonya dapat meningkat hingga 2 kali lipat. Eksim yang tidak ditangani dapat berlanjut menjadi "allergic march", yang kemudian dapat berkembang lagi menjadi asma dan rinitis alergi.
Namun, riwayat keluarga bukan berarti anak pasti mengalami eksim. Justru ini bisa menjadi alasan untuk lebih proaktif merawat kulit sejak dini.
Skin barrier menghadapi banyak faktor dari lingkungan.
Kulit anak setiap hari bersentuhan dengan banyak hal: pakaian, deterjen, sabun, keringat, debu, hingga berbagai bahan dari lingkungan. Beberapa bahan, termasuk serat sintetis seperti polyester, dapat mengiritasi kulit anak yang sensitif. American Academy of Dermatology (AAD) juga menyarankan memilih pakaian yang longgar dan berbahan breathable untuk anak dengan kulit sensitif atau eksim.
Cara Membantu Kurangi Risiko Alergi? Mulai dari Skin Barrier
Skin barrier yang sehat membantu mempertahankan kelembapan kulit dan melindunginya dari faktor eksternal. Saat kulit terlalu kering, kulit lebih mudah mengalami iritasi, gatal, dan pecah-pecah.
Karena itu, lotion bayi atau lotion anakmenjadi bagian penting dalam perawatan kulit anak. Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan lotion bayi yang rutin sejak bayi baru lahir dapat menurunkan risiko eksim hingga sekitar 40%. Salah satu kombinasi bahan yang dapat dipertimbangkan adalah colloidal oatmeal dan ceramides, yang aman untuk kulit bayi baru lahir, maupun kulit sensitif.
Colloidal oatmeal membantu menenangkan kulit yang kering dan gatal.
Ceramides merupakan komponen penting skin barrier yang membantu mempertahankan kelembapan kulit.
Jadi, menjaga kelembapan kulit secara rutin bisa menjadi langkah perawatan yang tepat dilakukan sejak dini, bahkan sebelum gejala eksim atau alergi muncul.
Pilih Lotion Bayi yang Tepat untuk Kulit Sensitif
Untuk membantu menjaga skin barrier si Kecil, pilihlotion bayi atau lotion anakyang sesuai untuk kulit sensitif dan memiliki kandungan yang mendukung kelembapan kulit.
Salah satunya, Expert Care Face & Body Lotion Bayi & Anak yang dikembangkan oleh dokter anak dan dokter kulit. Dengan kandungan colloidal oatmealdanceramides yang termasuk direkomendasikan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), formulanya membantu menjaga kelembapan kulit, mengurangi rasa gatal, menenangkan kulit, dan tentunya aman untuk kulit sensitif.
Gunakan lotion anak minimal 2 kali sehari, terutama setelah mandi atau kapan pun kulit si Kecil terasa kering.
Kulit Terawat, si Kecil Lebih Nyaman
Sebelum kulit si Kecil mengalami masalah, lakukan langkah sederhana ini setiap hari: jaga kulit tetap lembap, rawat skin barrier, dan pilih lotion bayi atau lotion anak yang sesuai untuk kulit sensitif, sepertiExpert Care Face & Body Lotion Bayi & Anak.
Karena merawat kulit bukan hanya soal membuatnya terasa lembut, tetapi membantu mengoptimalkan perlindungannya sejak dini.
Gambar: Magnific
