
Jangan Tunggu Gejala, Kurang Vitamin Ini Bisa Hambat Tumbuh Kembang Anak!
- Ditulis oleh Tim Tentang Anak
- Ditinjau oleh Tim Tentang Anak
Banyak orang tua baru menyadari adanya masalah ketika anak mulai menunjukkan gejala tertentu. Padahal, kekurangan vitamin penting pada anak sering kali terjadi secara diam-diam tanpa tanda yang jelas di awal. Faktanya, sekitar 1 dari 4 anak Indonesia mengalami defisiensi vitamin D. Jika tidak segera ditangani, kekurangan vitamin ini dapat memengaruhi berbagai aspek tumbuh kembang anak, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh, kesehatan tulang, hingga kemampuan fisik dan kognitif anak, sehingga anak lebih mudah sakit, tinggi badan terhambat, dan kurang fokus dalam kegiatan sehari-hari. Karena itu, penting bagi orang tua untuk lebih waspada dan mengenal tanda-tanda anak kekurangan vitamin D.
Sinyal Anak Kekurangan Vitamin D yang Sering Luput dari Orang Tua
Sering Lelah dan Lesu
Anak yang kekurangan vitamin D mungkin terlihat lebih mudah lelah dibanding biasanya. Ia bisa tampak kurang berenergi saat bermain atau cepat merasa lelah meski aktivitasnya tidak terlalu berat. Hal ini terjadi karena vitamin D berperan dalam mendukung fungsi otot dan metabolisme tubuh.
Mudah Sakit
Vitamin D memiliki peran penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Ketika kadar vitamin D anak rendah, tubuh anak mungkin lebih rentan terhadap infeksi seperti flu, batuk, atau pilek. Jika anak sering sakit berulang, hal ini bisa menjadi salah satu tanda kebutuhan vitamin D belum terpenuhi dengan baik.
Rambut Rontok
Rambut rontok pada anak juga bisa menjadi salah satu tanda tubuh kekurangan nutrisi penting, termasuk vitamin D. Vitamin ini berperan dalam mendukung kesehatan folikel rambut.
Kualitas Tidur Buruk
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D juga berperan dalam mendukung kualitas tidur. Anak yang kekurangan vitamin D mungkin lebih sering terbangun di malam hari atau sulit tidur nyenyak. Kurangnya durasi tidur juga dapat memengaruhi perkembangan kognitif, fisik, dan emosi anak.
Perubahan Suasana Hati
Kekurangan vitamin D juga dapat memengaruhi kondisi emosional anak. Anak mungkin terlihat lebih mudah rewel, murung, atau kurang bersemangat dalam beraktivitas. Meski perubahan mood bisa dipengaruhi banyak faktor, kekurangan vitamin D dapat menjadi salah satu penyebab yang jarang disadari.
Jangan Tunggu Gejala, Segera Atasi Sebelum Terlambat!
Agar kebutuhan vitamin D anak tetap terpenuhi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh orang tua.
- Rutin Konsumsi Vitamin D 600 IU Sesuai Rekomendasi
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan vitamin D 600 IU sesuai rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Suplemen vitamin D dapat membantu memastikan kebutuhan harian anak terpenuhi, terutama jika asupan dari makanan dan sinar matahari belum mencukupi.
Saat ini, tersedia Expert Boost Gummy Vitamin D 600 IU, pilihan vitamin D dalam bentuk gummy yang lebih mudah dikonsumsi anak. Vitamin anak ini dapat menjadi pilihan praktis karena memiliki tekstur kenyal, rasa buah yang disukai anak, serta rendah gula sehingga nyaman dikonsumsi setiap hari. Selain itu, vitamin D anak ini juga dikembangkan oleh dokter spesialis anak, serta tanpa pewarna sintesis dan pengawet, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi orang tua. - Konsumsi Makanan Kaya Vitamin D
Selain suplemen, orang tua juga dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D anak melalui makanan. Beberapa sumber vitamin D yang baik antara lain ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan ikan kembung, serta telur dan produk susu. Mengombinasikan makanan bergizi dengan suplemen yang tepat dapat membantu menjaga kadar vitamin D anak tetap optimal.
Mendukung Tumbuh Kembang Anak Secara Optimal
Setiap orang tua tentu berharap anak dapat tumbuh sehat, aktif, dan berkembang dengan optimal. Memastikan kebutuhan vitamin D anak terpenuhi merupakan salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan tulang, daya tahan tubuh, serta perkembangan anak secara keseluruhan.
Dengan perhatian pada asupan nutrisi harian, kebiasaan hidup sehat, dan dukungan vitamin anak yang tepat, orang tua dapat membantu si Kecil tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, dan siap belajar serta mengeksplorasi dunia di sekitarnya.
Sumber konten:
- Vitamin D, Kebutuhan dan Rekomendasi. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2020.
- American Academy of Pediatrics
https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Vitamin-D-On-the-Double.aspx
- https://www.alodokter.com/kenali-penyebab-dan-gejala-kekurangan-vitamin-d
Sumber foto: Freepik
