Tentang Anak LogoTentang Anak-Hamil dan ParentingCari info anak, lebih lengkap di aplikasi
Vitamin Anak Terbaik untuk Dukung Tumbuh Kembang dan Aktivitas Anak

Vitamin Anak Terbaik untuk Dukung Tumbuh Kembang dan Aktivitas Anak

  • Ditulis oleh Rizki Ayu W. P.
  • Ditinjau oleh -
  • Pilihan vitamin dapat dibandingkan berdasarkan kandungan, dosis, usia penggunaan, bentuk sediaan, cara konsumsi, dan harga.
  • Dibandingkan beberapa pilihan lain yang berbentuk tablet, kapsul, atau minyak, Expert Boost Vitamin D 600 IU hadir dalam bentuk gummy yang praktis, disukai anak, dan harga yang terjangkau.

Tahukah AyBun bahwa sekitar 40% tinggi badan dewasa dibentuk selama fase kanak-kanak?

Fase kanak-kanak berkontribusi sekitar 40% terhadap tinggi badan akhir, sedangkan fase pubertas hanya sekitar 15%. Pertumbuhan pada fase ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk genetik, hormon, kesehatan, dan nutrisi. Kekurangan salah satu nutrisi penting, seperti vitamin D saja, dapat menghambat pertumbuhan tinggi badan anak hingga 0,6 cm per tahun (Nutrients, 2022).

Artinya, mendukung tumbuh kembang anak si Kecil justru harus sedini mungkin, jauh sebelum memasuki masa pubertas. Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan? Apakah konsumsi vitamin anak berpengaruh?

3 Cara Mendukung Pertumbuhan dan Aktivitas Anak

  1. Pastikan Anak Tidur Cukup dan Berkualitas

Tidur yang cukup merupakan bagian penting dari kesehatan dan perkembangan anak. Kebutuhan tidur berbeda sesuai usia: anak 1–2 tahun membutuhkan 11–14 jam, usia 3–5 tahun 10–13 jam, usia 6–12 tahun 9–12 jam, dan remaja 13–18 tahun 8–10 jam per hari, termasuk tidur siang bila diperlukan.

Selain itu, hormon pertumbuhan akan dikeluarkan dan bekerja di malam hari, dengan puncak waktu di pukul 01.00-02.00 dini hari, sehingga penting untuk memastikan anak tidur lelap di jam-jam tersebut agar pertumbuhan tulang panjangnya optimal.

Karena itu, bantu si Kecil mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas dengan membangun rutinitas tidur yang konsisten.

  1. Prioritaskan Real Food dan Mikronutrien

Makanan tetap menjadi sumber utama nutrisi anak. Pastikan menu harian tidak hanya terdiri dari karbohidrat, tetapi juga protein, lemak, sayur, buah, serta berbagai vitamin dan mineral.

Mikronutrien juga penting karena kekurangannya dapat terjadi tanpa selalu menunjukkan tanda yang terlihat atau disebut dengan hidden hunger. Faktanya, 1 dari 2 anak Indonesia mengalami hidden hunger, dan bisa berdampak terhadap tumbuh kembang anak, seperti rendahnya energi dan fokus anak, risiko pertumbuhan terhambat, serta potensi gangguan kecerdasan dan imunitas dalam jangka panjang. Data SEANUTS II (2025) menunjukkan defisiensi mikronutrien yang paling umum pada anak di Indonesia meliputi vitamin D (27,1%), zat besi (20,3%), dan zink (11,9%).

Jika pola makan anak belum selalu beragam, AyBun dapat mempertimbangkan multivitamin dan mineral sebagai pelengkap sesuai kebutuhan anak.

  1. Ajak Anak Aktif Bergerak

Aktivitas fisik juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat. WHO merekomendasikan anak dan remaja usia 5–17 tahun melakukan setidaknya 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat setiap hari, termasuk aktivitas yang memperkuat otot dan tulang setidaknya 3 hari seminggu.

Tidak harus olahraga formal. Bersepeda, berenang, bermain bola, atau bermain aktif bersama teman juga bisa menjadi pilihan, tetapi pastikan anak istirahat cukup setelahnya dan pastikan asupan nutrisinya juga terjaga.

Vitamin D, Nutrisi Penting untuk Pertumbuhan Anak

Salah satu mikronutrien yang perlu diperhatikan selama masa pertumbuhan adalah vitamin D.

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang. Vitamin D juga berperan dalam fungsi otot dan sistem imun, sehingga kecukupannya dapat menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas anak sehari-hari. Penelitian juga menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang lebih tinggi berbanding lurus dengan kecepatan pertumbuhan tinggi badan anak.

Selain itu, meta-analisis terbaru (Lancet Diabetes & Endocrinology, 2025) menemukan bahwa anak usia 1–15 tahun yang menerima suplementasi vitamin D memiliki kemungkinan 26% lebih rendah untuk mengalami ISPA, khususnya jika vitamin D dikonsumsi secara harian.

Untuk anak usia 1–13 tahun, kebutuhan vitamin D yang direkomendasikan adalah 600 IU per hari dari makanan, minuman, dan/atau suplemen.

Jadi, selain memastikan anak mendapatkan makanan bergizi dan paparan sinar matahari yang sesuai, suplementasi vitamin D dapat dipertimbangkan bila asupan dari makanan belum mencukupi atau terdapat faktor risiko kekurangan vitamin D.

Bagaimana Memilih Vitamin Anak Terbaik?

Lalu, apa yang perlu AyBun pertimbangkan saat mencari vitamin anak terbaik?
Tidak hanya soal merek atau rasa. Beberapa hal berikut dapat menjadi pertimbangan:
  1. Kandungan dan dosis yang jelas

Saat memilih vitamin anak terbaik, pastikan kandungan dan dosis setiap zat gizi tercantum. Pilih produk dengan kandungan yang jelas serta dosis yang sesuai dengan kebutuhan anak. Untuk vitamin D, misalnya, pastikan jumlah vitamin D per sajian tercantum dengan jelas pada kemasan.
  1. Formulasi yang sesuai

Selain kandungan zat aktif, AyBun juga dapat memperhatikan bahan-bahan lain dalam produk, terutama jika si Kecil memiliki kebutuhan atau preferensi tertentu, seperti tanpa bahan susu bagi anak dengan lactose intolerance.
  1. Terdaftar BPOM

Pastikan produk memiliki izin edar BPOM sehingga informasi produk dapat ditelusuri dan penggunaannya mengikuti ketentuan yang berlaku.
  1. Mudah dikonsumsi secara rutin

Bentuk sediaan juga dapat menjadi pertimbangan. Studi menunjukkan bahwa penyerapan vitamin D dalam bentuk gummy lebih baik dibandingkan tablet, dengan kadar vitamin D di darah yang dihasilkan dua kali lebih tinggi (Nutrients, 2019). Bentuk gummy juga dapat meningkatkan kepatuhan konsumsi karena lebih mudah dikunyah dan ditelan, serta membantu menutupi rasa vitamin yang kurang disukai anak (Gels, 2020).Vitamin dalam bentuk gummy dapat menjadi pilihan praktis bagi anak yang sudah berusia 3 tahun ke atas dan memiliki kemampuan mengunyah dengan baik.

Rekomendasi Vitamin Anak Terbaik, Mana yang Cocok untuk Si Kecil?

Pilihan yang tepat perlu disesuaikan dengan usia, kebutuhan nutrisi, pola makan, dan kebutuhan nutrisi si Kecil. Berikut beberapa pilihan vitamin anak yang dapat AyBun pertimbangkan:
  1. Expert Boost Gummy Tinggi Vitamin D 600 IU

Untuk AyBun yang sedang mencari vitamin D3 anak, Expert Boost Gummy Tinggi Vitamin D 600 IU menyediakan 600 IU vitamin D3 dalam setiap gummy. Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan mendukung kesehatan tulang, sehingga menjadi salah satu nutrisi penting selama masa pertumbuhan.

Expert Boost hadir dalam bentuk gummy dan diformulasikan tanpa bahan susu, tanpa pewarna sintetis, dan tanpa pemanis buatan. Cara konsumsinya adalah 1 gummy setelah sarapan setiap hari.

Expert Boost tersedia dalam kemasan 30 gummy dengan harga Rp78.900, atau sekitar Rp2.630 per hari jika dikonsumsi sesuai anjuran. Produk ini juga dikembangkan oleh dokter anak dan terdaftar BPOM.

  1. Blackmores Koalakids Body Shield

Blackmores KoalaKids Body Shield merupakan suplemen dalam bentuk tablet kunyah yang mengandung vitamin A, C, D3, E, dan zinc. Produk ini dikonsumsi 1 tablet sehari dan tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 2 tahun. Kemasan berisi 60 tablet dibanderol Rp280.000 di situs resmi Blackmores Indonesia.
  1. Nordic Naturals Children's DHA Strawberry

Jika kebutuhan yang ingin dilengkapi lebih berfokus pada asupan omega-3, Nordic Naturals Children's DHA Strawberry dapat menjadi pilihan. Produk ini berbentuk minyak ikan cair dengan rasa stroberi dan mengandung DHA, EPA, serta vitamin A dan D3. Dosis yang tercantum adalah 2,5 ml sekali sehari dan dapat diberikan langsung atau dicampurkan ke makanan atau minuman.

Produk ini tercantum dengan harga Rp519.200 per botol 119 ml. Harga dapat berbeda di tiap apotek.

  1. Nature's Way Kids Smart Bursts High DHA Omega-3 Fish Oil Trio

Nature's Way Kids Smart Bursts High DHA Omega-3 Fish Oil Trio merupakan suplemen omega-3 dalam bentuk softgel. Setiap kapsul mengandung DHA 133 mg dan EPA 28 mg, dengan anjuran penggunaan 1–2 kapsul per hari untuk anak mulai usia 3 tahun.

Kemasan berisi 180 kapsul tercantum dengan harga Rp773.900. Harga dapat berbeda di tiap apotek.

Kesimpulan

Mendukung pertumbuhan anak bukan hanya tentang memilih vitamin anak terbaik. Fondasinya tetap berupa makanan bergizi dan beragam, tidur yang cukup, aktivitas fisik, serta menjaga kesehatan anak secara menyeluruh.

Vitamin D merupakan salah satu mikronutrien penting yang mendukung penyerapan kalsium, kesehatan tulang, fungsi otot, dan sistem imun. Mengingat lebih dari 1 dari 4 anak Indonesia mengalami defisiensi vitamin D (SEANUTS II, 2025), memastikan kecukupan asupannya menjadi langkah yang perlu diperhatikan.

Jika AyBun membutuhkan pelengkap vitamin D harian, Expert Boost Gummy Tinggi Vitamin D 600 IU dapat menjadi salah satu pilihan vitamin anak terbaik, hadir dengan formulasi tanpa bahan susu, tanpa pewarna sintetis, dan tanpa pemanis buatan yang aman untuk dikonsumsi 1 gummy setiap hari.

Sumber:

  • American Academy of Sleep Medicine. (2016). Child sleep duration health advisory.

  • World Health Organization. (2026). Physical activity.

  • National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2022). Vitamin D: Fact sheet for consumers.

  • Xiao, P., Cheng, H., Wang, L., Hou, D., Li, H., Zhao, X., Xie, X., & Mi, J. (2023). Relationships for vitamin D with childhood height growth velocity and low bone mineral density risk. Frontiers in Nutrition, 10, 1081896. https://doi.org/10.3389/fnut.2023.1081896

  • Jolliffe, D. A., Camargo, C. A., Jr., Sluyter, J. D., et al. (2025). Vitamin D supplementation to prevent acute respiratory infections: Systematic review and meta-analysis of stratified aggregate data. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 13(4), 307–320. https://doi.org/10.1016/S2213-8587(24)00348-6

Tamily

Artikel Terkait

Lihat Semua