Tentang Anak LogoTentang Anak-Hamil dan ParentingCari info anak, lebih lengkap di aplikasi
skrining-bayi-baru-lahir

Wajib Tahu 3 Skrining Bayi Baru Lahir!

  • Ditulis oleh Fajria Aulina M.
  • Ditinjau oleh dr. Agatha Febrina, Sp.A

Tahukah AyBun setelah bayi lahir harus melalui proses skrining kesehatan untuk menyatakan kondisi si Kecil benar-benar baik.

Lalu, apa saja yang harus diskrinning?

1. Skrining pendengaran

Alat yang direkomendasikan:  Otoacoustic Emissions (OAE) atau Brainstem Evoke Response Audiometry (BERA)

Bayi dengan gangguan pendengaran yang segera diintervensi sebelum usia 6 bulan, saat usia 3 tahun akan mempunyai kemampuan berbahasa normal dibandingkan bayi yang baru diintervensi setelah berusia 6 bulan.

2. Skrining penglihatan untuk bayi prematur

Diperlukan untuk deteksi dini Retinopathy of prematurity (ROP). Sering terjadi pada bayi prematur yang mendapatkan suplementasi oksigen dalam waktu cukup lama dan merupakan salah satu penyebab kebutaan bayi dan anak di dunia termasuk Indonesia.

3. Skrining hipotiroid

Hipotiroid kongenital dapat menyebabkan retardasi mental. Gangguan perkembangan otak yang memengaruhi keterampilan kehidupan. Jika terdeteksi dini dapat segera dilakukan terapi untuk tumbuh kembang menjadi lebih optimal.

3 Skrining bayi baru lahir bisa didapatkan secara gratis apabila AyBun dan si Kecil menggunakan layanan BPJS Kesehatan!

Tamily