cara-kompres-demam-yang-benar

Cara Kompres Demam yang Benar

  • Ditulis oleh Tim Tentang Anak
  • Ditinjau oleh dr. Ganda Ilmana, Sp.A

Ketika anak demam, orang tua kerap khawatir bahkan panik. Demam sendiri merupakan reaksi tubuh atas perlawanan bakteri atau infeksi. Gejala ini cenderung tidak berbahaya, tetapi memang bisa bikin anak tidak nyaman. 

Salah satu cara untuk menurunkan demam anak adalah dengan kompres kain basah. Kompres sudah lama diterapkan untuk mengatasi temperatur suhu tubuh yang naik. Namun, cara ini tidak boleh sembarang dilakukan supaya bisa menurunkan panas secara maksimal.

Untuk mengompres, sebaiknya gunakan air hangat supaya bisa menurunkan temperatur tubuh anak menjadi normal. Air hangat bisa membuka pori-pori kulit, sehingga panas tubuh akan keluar dari bagian tersebut. Selengkapnya, cek informasi berikut untuk mengetahui cara kompres demam anak dengan benar!

Manfaat Kompres Demam untuk Anak

AyBun dapat melakukan kompres demam sebagai pertolongan pertama untuk menangani anak demam. Manfaat dari kompres air hangat adalah cara yang paling mudah untuk menurunkan demam anak di rumah.

Efek dari kompres hangat akan membuat anak nyaman dan membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga sangat efektif untuk meringankan gejala demam ringan. Namun, perlu diingat bahwa metode ini hanya mampu mengatasi demam secara sementara. 

Cara Kompres Anak dengan Benar

Masih banyak orang tua yang keliru dalam memberikan kompres pada anak. Cari tahu cara kompres anak dengan benar agar demam anak cepat turun berikut ini:

  1. Kompres dengan air hangat

Mengompres anak yang demam sebaiknya dengan air hangat dengan suhu 27-34 derajat Celsius. Air hangat akan meningkatkan peredaran darah dan membuka pori-pori kulit untuk mengeluarkan panas tubuh, sehingga demam anak cepat turun.

Sementara itu, tidak disarankan menggunakan air dingin ataupun alkohol. Air dingin memberikan efek untuk mengencangkan pori-pori yang dapat mencegah keluarnya panas dari tubuh. Sedangkan air alkohol memiliki kemungkinan untuk mengiritasi kulit bayi.

  1. Kompres bagian tubuh selain dahi

Mengompres di bagian dahi saja tidak efektif untuk menurunkan demam. Namun, ayah dan ibu dapat mencoba untuk mengompres di bagian dengan pembuluh darah besar, seperti: leher, ketiak, lipatan paha, ataupun perut. 

AyBun bisa mengompres dengan air hangat bagian-bagian pembuluh darah besar tersebut selama 15 – 20 menit. Kompres dengan pelan dan lembut supaya menghindari anak dari iritasi. 

  1. Mengutamakan kenyamanan anak

Yang paling utama adalah membuat anak tetap nyaman. AyBun bisa menyesuaikan suhu ruangan agar tetap sejuk dan pakaikan si kecil pakaian tipis serta longgar. Jika anak berkeringat berlebihan, cepat ganti pakaiannya dengan pakaian baru.

Anak demam sangat rentan pada dehidrasi yang ditandai dengan banyaknya keringat yang keluar. AyBun harus memperhatikan konsumsi cairan sang anak, supaya tidak menimbulkan dehidrasi berat ataupun kekurangan cairan.

Penanganan Demam Anak Setelah Kompres

Kompres saja tidak cukup untuk menurunkan panas anak, ada beberapa hal lain yang mendukung proses penyembuhan demam anak. Seperti:

  1. Berikan obat penurun panas 

Obat panas anak biasanya mengandung ibuprofen dan parasetamol. Ada banyak obat demam anak yang ada di apotek. Pastikan dosis yang diberikan tepat sesuai petunjuk di kemasan berdasarkan berat badan anak.

Tunggu minimal 4 jam (untuk parasetamol) atau 8 jam (untuk ibuprofen) sebelum memberikan dosis obat selanjutnya. 

  1. Periksa ke dokter apabila demam tidak kunjung turun 

Suhu tubuh normal berada di kisaran 36,5℃ – 37,5℃. Demam terjadi jika suhu tubuh lebih dari ≥38℃. Jika demam anak tidak kunjung turun atau memburuk, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

Perhatikan juga jika anak banyak tidur dan lemas, tidak mau minum, atau tidak buang air dalam rentang waktu 4 – 6 jam. Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika itu terjadi.

Itulah informasi lengkap tentang cara kompres anak demam dengan benar. Gunakanlah kain bersih untuk mengompres anak. AyBun juga jangan lupa untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memegang kain kompres.

Ditinjau oleh:

dr. Ganda Ilmana, Sp.A

Artikel Terkait

Lihat Semua