Tentang Anak LogoTentang Anak-Hamil dan ParentingCari info anak, lebih lengkap di aplikasi
Vitamin D3 Anak: Manfaat, Kebutuhan, dan Perannya untuk Tumbuh Kembang

Vitamin D3 Anak: Manfaat, Kebutuhan, dan Perannya untuk Tumbuh Kembang

  • Ditulis oleh Rizki Ayu W. P.
  • Ditinjau oleh -
  • Kekurangan vitamin D pada anak dikaitkan dengan pertumbuhan tinggi badan yang lebih lambat, dengan studi menemukan perbedaan sekitar 0,6 cm/tahun pada anak dengan defisiensi berat.
  • Vitamin D3 berperan dalam penyerapan kalsium dan fosfor serta mineralisasi tulang, sehingga penting untuk mendukung pertumbuhan tulang.

Vitamin D3 anak adalah salah satu bentuk vitamin D (cholecalciferol) yang dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan kalsium, mendukung kesehatan tulang, sistem imun, dan pertumbuhan optimal si Kecil. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kebutuhan vitamin D3 anak usia 1–13 tahun adalah 600 IU per hari, yang bisa dipenuhi dari sinar matahari, makanan, maupun suplemen bila diperlukan.

Kekurangan vitamin D pada anak dapat berkaitan dengan pertumbuhan tinggi badan yang lebih lambat. Sebuah penelitian menemukan bahwa defisiensi vitamin D pada anak usia dini berkaitan dengan hambatan pertumbuhan tinggi badan hingga 0,6 cm per tahun.

Studi lain pada anak usia 6–16 tahun di Tiongkok menemukan bahwa setiap peningkatan kadar vitamin D dalam darah sebesar 10 nmol/L berkaitan dengan kecepatan pertumbuhan tinggi badan sekitar 0,15 cm per tahun lebih tinggi. Meski demikian, vitamin D bukan satu-satunya faktor yang menentukan tinggi badan anak. Pertumbuhan juga dipengaruhi oleh genetik, nutrisi, hormon, kesehatan, dan faktor lingkungan.

Lalu, apa sebenarnya manfaat vitamin D3 anak, berapa kebutuhannya, dan kapan perlu mendapatkannya dari suplemen?

Apa Manfaat Vitamin D3 untuk Anak?

Vitamin D merupakan nutrisi penting yang membantu tubuh menyerap kalsium dan mendukung kesehatan tulang. Vitamin D juga dibutuhkan untuk fungsi otot dan sistem imun.
  1. Mendukung Pertumbuhan dan Kesehatan Tulang

Masa kanak-kanak merupakan periode krusial untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang, termasuk optimalisasi tinggi badan. Bahkan, fase kanak-kanak berkontribusi sekitar 40% terhadap tinggi badan akhir. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, sehingga kecukupan vitamin D menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesehatan tulang anak.

Karena itu, memastikan kebutuhan vitamin D3 anak tercukupi dapat menjadi bagian dari upaya mendukung pertumbuhan dan aktivitas hariannya. Namun, vitamin D3 bukan “vitamin peninggi badan” dan tidak dapat menggantikan peran asupan gizi seimbang secara keseluruhan.

Kalsium bekerja berdampingan dengan vitamin D3 untuk kesehatan tulang. Kenali tanda anak kurang kalsium agar AyBun bisa mendeteksinya lebih awal.

  1. Mendukung Fungsi Sistem Imun

Vitamin D3 juga berperan dalam fungsi sistem imun. Tubuh membutuhkan vitamin D3 agar sistem imun dapat menjalankan fungsinya dalam menghadapi bakteri dan virus.

Bukti mengenai manfaat suplementasi vitamin D untuk mencegah infeksi masih terus berkembang dan hasil penelitian dapat berbeda berdasarkan kelompok dan kondisi anak.

  1. Mendukung Kesehatan Gigi

Manfaat vitamin D3 anak juga berkaitan dengan kesehatan gigi. Systematic review dan meta-analisis terhadap 13 studi menemukan bahwa anak dengan defisiensi vitamin D memiliki risiko karies 22% lebih tinggi dibandingkan anak dengan kadar vitamin D normal. Sebuah systematicreview juga menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D dapat menurunkan risiko karies sebesar47%.

Artinya, kecukupan vitamin D dapat menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga kesehatan gigi. Namun, tetap lengkapi dengan kebiasaan menyikat gigi menggunakan pasta gigi berfluoride dan pemeriksaan gigi secara rutin. Karies gigi pada anak juga bisa dipicu banyak faktor lain, kenali gejalanya lebih lanjut di Gigi Anak Mulai Keropos? Kenali Penyebab & Cara Atasinya.

Vitamin D dan Vitamin D3, Apa Bedanya?

Vitamin D adalah nama kelompok vitamin, sedangkan vitamin D3 atau cholecalciferol merupakan salah satu bentuk vitamin D. Selain D3, terdapat vitamin D2 atau ergocalciferol. Keduanya dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, meski vitamin D3 dapat meningkatkan kadar vitamin D sedikit lebih tinggi dan lebih lama dibandingkan D2.

Jadi, ketika AyBun mencari vitamin D3 anak, istilah “vitamin D” dan “vitamin D3” memang berkaitan erat, tetapi tidak sepenuhnya sama.

Vitamin D = kelompoknya.Vitamin D3 = salah satu bentuknya.

Berapa Kebutuhan Vitamin D3 Anak?

Kebutuhan vitamin D berbeda berdasarkan usia. Anak usia 1–13 tahun membutuhkan 600 IU vitamin D per hari. Jumlah ini merupakan kebutuhan total dari berbagai sumber, termasuk makanan, minuman, dan suplemen.

Vitamin D bisa diperoleh dari makanan tertentu, seperti ikan berlemak dan kuning telur, serta dari makanan yang telah difortifikasi. Tubuh juga dapat memproduksi vitamin D ketika kulit terpapar sinar matahari.

Namun, kebutuhan setiap anak bisa berbeda. Bila asupan vitamin D dari makanan belum mencukupi atau anak memiliki kondisi tertentu yang meningkatkan risiko kekurangan vitamin D, AyBun dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai kebutuhan suplementasi.

Expert Boost Gummy Tinggi Vitamin D 600 IU

Untuk melengkapi asupan vitamin D3 anak, Expert Boost Gummy Tinggi Vitamin D 600 IU yang dikembangkan oleh dokter anak menyediakan 600 IU vitamin D3 dalam setiap gummy.

Expert Boost juga diformulasikan tanpa bahan susu, tanpa pewarna sintetis, dan tanpa pemanis buatan, sehingga dapat menjadi pilihan praktis untuk melengkapi asupan vitamin D3 sehari-hari.

Cara konsumsinya 1 gummy setelah sarapan setiap hari, sesuai petunjuk penggunaan produk. Sediaan gummy ini cocok untuk anak usia 3 tahun ke atas dengan kemampuan mengunyah yang baik, bukan untuk bayi atau anak di bawah usia tersebut.

Tips Mendukung Penyerapan dan Kerja Vitamin D3

Selain memenuhi kebutuhan vitamin D3 anak, beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mengoptimalkan pemanfaatan vitamin D dalam tubuh:
  1. Konsumsi Bersama Sumber Lemak Sehat

Vitamin D termasuk vitamin yang larut dalam lemak. Mengonsumsinya bersama makanan yang mengandung lemak dapat membantu proses penyerapannya. Pilih sumber lemak sehat, seperti ikan, alpukat, telur, atau kacang-kacangan. Prinsip ini berlaku untuk semua vitamin larut lemak, bukan hanya vitamin D3, lihat juga Waktu Terbaik Anak Minum Vitamin untuk panduan lengkapnya.

  1. Ajak Anak Aktif di Luar Ruangan

Tubuh dapat memproduksi vitamin D ketika kulit terpapar sinar matahari. Namun, kebutuhan vitamin D tetap perlu dipenuhi melalui kombinasi sumber makanan dan, bila diperlukan, suplementasi. Simak juga Waktu Tepat untuk Menjemur Anak di Indonesia agar durasi dan jam berjemurnya aman untuk kulit si Kecil.

  1. Penuhi Kebutuhan Kalsium dan Magnesium

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium yang penting untuk kesehatan tulang. Sementara itu, magnesium juga berperan dalam metabolisme vitamin D. Karena itu, pastikan pola makan anak turut menyediakan sumber kalsium dan magnesium yang cukup. Cek Makanan Tinggi Kalsium yang Baik untuk Anak sebagai referensi menu harian.

  1. Pastikan Anak Tidur Cukup

Tidur yang cukup penting untuk mendukung kesehatan dan proses tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Jadi, selain memperhatikan asupan vitamin D3 anak, jangan lupa membangun rutinitas tidur yang sesuai dengan kebutuhan usianya.
  1. Lengkapi dengan Pola Makan Bergizi Seimbang

Vitamin D tidak bekerja sendirian. Pastikan anak mendapatkan beragam makanan yang menyediakan protein, lemak, vitamin, dan mineral agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara menyeluruh.

Pertanyaan Seputar Vitamin D3 Anak

Berapa kebutuhan vitamin D3 anak per hari?

Usia 0-12 Bulan
>12 Bulan hingga Remaja
Wanita Hamil & Menyusui
400 IU per hari
600 IU per hari
600 IU per hari

Sesuai rekomendasi IDAI, anak usia 1–13 tahun membutuhkan 600 IU (15 mcg) vitamin D3 per hari dari total makanan, minuman, dan suplemen. Bayi usia 0–1 tahun membutuhkan 400 IU per hari.

Apakah vitamin D3 anak bisa menyebabkan efek samping jika berlebihan?

Ya. Konsumsi vitamin D3 melebihi dosis yang dianjurkan berisiko menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, dan hilang nafsu makan pada anak. Karena itu, ikuti dosis pada label produk dan konsultasikan ke dokter anak sebelum menambah dosis di luar anjuran.

Apakah vitamin D3 bisa membuat anak lebih tinggi?

Vitamin D3 mendukung penyerapan kalsium yang penting untuk pertumbuhan tulang, tetapi bukan "vitamin peninggi badan" dan tidak menggantikan gizi seimbang, genetik, serta faktor pertumbuhan lainnya.

Kapan sebaiknya anak mulai mendapatkan vitamin D3?

IDAI merekomendasikan suplementasi vitamin D dimulai sejak bayi baru lahir, termasuk bayi yang mendapatkan ASI eksklusif, karena ASI umumnya rendah kandungan vitamin D.

Kesimpulan

Vitamin D3 merupakan salah satu nutrisi penting selama masa pertumbuhan. Selain membantu penyerapan kalsium dan mendukung kesehatan tulang, vitamin D juga berperan dalam fungsi otot dan sistem imun, serta berkaitan dengan kesehatan gigi.

Memastikan kebutuhan vitamin D3 anak tercukupi dapat menjadi bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang dan aktivitas si Kecil. Lengkapi pula dengan makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan kebiasaan hidup sehat.

Jika AyBun memiliki kekhawatiran tentang pertumbuhan anak atau menduga si Kecil mengalami kekurangan vitamin D, konsultasikan dengan dokter anak untuk mengetahui kebutuhan dan pilihan suplementasi yang sesuai.

Tamily

Artikel Terkait

Lihat Semua